Mengapa Indonesia Perlu Menyikapi Perkembangan Iptek Di Era Globalisasi

mengapa indonesia perlu menyikapi perkembangan iptek di era globalisasi

Mengapa Indonesia perlu menyikapi perkembangan iptek di era globalisasi dengan lebih bijak? Mengapa globalisasi dapat berdampak buruk dalam bidang budaya bangsa Indonesia? Jelaskan dampak dari perkembangan iptek terhadap kehidupan masyarakat!

Iptek Di Era Globalisasi

Pengertian Iptek Secara Umum

Apa yang dimaksud dengan iptek? IPTEK merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang mana merupakan dua bidang yang pertumbuhan dan perkembangannya pesat dari tahun ke tahun. Bahkan dalam sepuluh tahun terakhir ini, perkembangan kedua bidang tersebut sangat amat masif. Masifnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah dinamika kehidupan manusia.

Peran Iptek Dalam Pemenuhan Kebutuhan

Dinamika kehidupan manusia menyebabkan kebutuhan dan masalah manusia menjadi lebih kompleks mengikuti zaman. Pada akhirnya, inovasi serta kreativitas menjadi kunci utama dalam menangani kompleksitas yang ada. Kemudian hal tersebut mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ke arah yang tidak terduga.

Saat ini, kehidupan manusia tidak lepas dari sentuhan teknologi. Manuver perkembangan teknologi sangatlah drastis, sama seperti perkembangan ilmu pengetahuan. Teknologi memudahkan manusia dalam menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi. Juga memudahkan manusia dalam mendapatkan kebutuhannya. Melalui teknologi, sekat imajiner yang selama ini menghalangi interaksi manusia menghilang.

Akselerasi perkembangn ilmu pengetahuan dan teknologi dimulai dari kemunculan internet yang mampu memudahkan segala urusan manusia dan menghapus batas yang melingkupi manusia maupun dunia. Sampai tahun 2016, pengguna internet di Indonesia mencapai 31% dari total penduduk di Indonesia. Kebanyakan dari mereka merupakan penduduk yang tinggal di perkotaan.

Jika mengacu pada data dunia, jumlah penduduk di dunia yang menggunakan internet berkisar 50% dari total populasi penduduk dunia. Ini memperlihatkan jika separuh penduduk dunia telah terhubung satu sama lain. Efek berganda dari keterhubungan satu sama lain adalah mereka dapat berkolaborasi, bertukar informasi, serta membangun relasi satu sama lain.

Badan Pusat Statistik sejak beberapa tahun terakhir mengeluarkan sebuah data untuk melihat tingkat adopsi, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta kesenjangan digital pada seluruh daerah di Indonesia. Data tersebut dinamakan indeks pembangunan teknologi informasi dan komunikasi. Indeks dibuat dari 11 indikator dan 3 sub indeks berupa pemanfaatan, ketersediaan infrastruktur, dan keahlian. Hasilnya, secara nasional, Indonesia memiliki nilai indeks sebesar 4.99 pada tahun 2017. Daerah-daerah yang memiliki nilai indeks di atas nilai indeks Indonesia hanya sedikit sekali, yakni meliputi:

Indeks Iptek

  • DKI Jakarta dengan nilai 7.61
  • Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai 6.09
  • Kalimantan Timur dengan nilai 5.92
  • Bali dengan nilai 5.81
  • Kepulauan Riau dengan nilai 5.79
  • Kalimantan Utara dengan nilai 5.50
  • Banten dengan nilai 5.22
  • Sulawesi Utara dengan nilai 5.13
  • Jawa Barat dengan nilai 5.12.

Secara umum, bisa dikatakan jika kondisi pengembangan teknologi di Indonesia masih cukup tertinggal jika dibandingkan dengan negara maju. Dengan nilai indeks sebesar 4.99 belum mampu mengantarkan Indonesia menjadi leading dan pemain utama dalam pengembangan teknologi maupun ilmu pengetahuan. Hal ini merupakan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia.

Lalu mengapa Indonesia perlu menyikapi perkembangan iptek di era globalisasi? Bagaimana cara menyikapi perkembangan iptek di era globalisasi?

Alasan Mengapa Indonesia Perlu Menyikapi Perkembangan Iptek Di Era Globalisasi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu disikapi dengan baik oleh Indonesia, baik oleh pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakatnya itu sendiri. Perkembangan kedua sektor dapat membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia apabila dapat terkelola dengan baik. Selain itu, pentingnya mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga berkaitan dengan kondisi daya saing dari negara Indonesia.

Salah satu indikator dari daya saing sebuah negara adalah adopsi teknologi informasi dan komunikasi. Dimana Indonesia, pada tahun 2018 menempati urutan ke 50 dari seluruh negara di dunia menurut World Economic Forum. Daya saing merupakan faktor yang sangat menentukan dari kemajuan suatu negara. Melalui peningkatan daya saing, negara Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain yang ada di wilayah Asia maupun wilayah lainnya. Dan salah satu cara untuk meningkatkan daya saing Indonesia adalah dengan mengikuti perkembangan IPTEK.

Dampak Iptek Terhadap Kehidupan Manusia

Selain itu iptek bisa berdampak positif dan juga bisa berdampak negatif kalau tidak disikapi dengan bijak. Masalah terbesarnya adalah terjadinya gangguan sosial di dalam kehidupan masyarakat. Kita ambil contoh kecil saja, banyak anak-anak dan orang tua yang lebih mementingkan gadget ketimbang kehidupan orang disekitarnya. Hal ini tentu akan membuat jiwa sosial suatu bangsa terganggu. Inilah cikal bakal yang membuat orang menjadi rentan untuk berprilaku cuek dan tidak peduli lagi dengan sesama.

Namun ada begitu banyak hal positif dari perkembangan iptek. Contoh sederhananya di Indonesia adalah munculnya aplikasi ojek online yang memudahkan para penggunanya untuk mendapatkan tumpangan kendaraan dan makanan. Perkembangan aplikasi ini begitu banyak mendatangkan manfaat.

Yang perlu digarisbawahi adalah ada satu poin penting yang mesti kita ingat. Iptek itu ibarat pisau, dia bisa digunakan untuk hal baik dan bisa juga digunakan untuk hal yang buruk, semua tergantung kepada si pengguna pisau tersebut, begitu pula dengan perkembangan iptek. Kita dituntut untuk bijak dalam menggunakan dan mengembangkannya.

Itulah jawaban dan alasan mengapa Indonesia harus menyikapi perkembangan iptek di era globalisasi. Semoga kamu bisa menjelaskan hubungan antara perkembangan iptek dan globalisasi serta dampak perkembangan iptek bagi bangsa Indonesia ya!