Mengapa Pembangunan Belum Merata Sampai Ke Daerah Perbatasan

mengapa pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan

Mengapa pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan? Apa penyebab pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan? Apa solusi untuk mengatasi permasalahan di daerah perbatasan?

Sejarah Pembangunan Di Indonesia

Sejarah pembangunan di Indonesia sangatlah panjang, mengikuti sejarah perkembangan bangsa Indonesia dari masa penjajahan hingga masa kemerdekaan. Ketika masa penjajahan, pembangunan di Indonesia berfokus pada pengembangan infrastruktur untuk keperluan pemerintahan penjajah serta keperluan perdagangan bagi para penjajah pula. Oleh karena itu, pembangunan berpusat pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat pemerintahan serta pusat perdagangan. Misalnya saja pada wilayah pesisir Jakarta dan wilayah pesisir utara Jawa.

Awal masa kemerdekaan, paradigma pembangunan yang terjadi di Indonesia masih tetap sama mengikuti paradigma pembangunan pada masa penjajahan. Hingga akhirnya, banyak kritik yang masuk ke pemerintah karena banyak masyarakat yang tidak merasakan dampak pembangunan. Hingga akhirnya tahun 2004, muncul undang-undang yang mengatur pemberian wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengatur wilayahnya sendiri yang disebut otonomi daerah.

Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Indonesia

Lahirnya otonomi daerah memberikan angin segar kepada masyarakat Indonesia. Alasannya adalah melalui otonomi daerah, pemerintah daerah dapat menentukan kebijakannya sendiri demi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, otonomi daerah juga memungkinkan masyarakat mendapatkan lebih banyak perhatian dari pemerintah dibanding saat pemerintahan hanya terpusat di ibu kota negara.

Akan tetapi, nyatanya hingga saat ini otonomi daerah belum mampu memeratakan pembangunan di Indonesia. Bahkan beberapa data menyatakan jika kesenjangan wilayah dan masyarakat di Indonesia semakin parah seiring dengan banyaknya pembangunan yang terjadi.

Mengapa Pembangunan Belum Merata Sampai Ke Daerah Tertinggal

Penyebab terjadinya hal tersebut antara lain karena masing-masing pemerintah daerah justru terjebak dalam pemikiran wilayahnya harus lebih kaya dan maju dari wilayah lain. Maka yang terjadi adalah eksploitasi sumber daya, tanpa memperhatikan aspek pemerataan pembangunan karena hasil dari eksploitasi sumber daya langsung dibawa oleh para investor ke luar wilayah tersebut.

Penyebab Pembangunan Belum Merata Sampai Ke Daerah Perbatasan

Apa saja bentuk persoalan yang mungkin terjadi di daerah perbatasan? Paradigma pembangunan bukan menjadi satu-satunya faktor penghambat pemerataan pembangunan di Indonesia. Faktor lain yang juga tidak kalah penting dalam menghambat sampainya pembangunan di seluruh penjuru Indonesia adalah faktor geografis.

Seperti yang diketahui bersama, bahwa negara Indonesia berbentuk negara kepulauan serta banyak memiliki gunung maupun pegunungan. Keduanya menyebabkan kondisi geografis Indonesia beraneka ragam.

Indonesia sebagai negara kepulauan, artinya wilayah daratan yang harus dibangun menjadi terpencar-pencar. Pada wilayah pegunungan, medan yang berliku, lereng yang curam, ancaman bencana longsor dapat menyulitkan pembangunan. Ditambah, pada kedua kondisi geografis tersebut, tidak pernah mendapatkan akses yang layak, sehingga pembangunan menjadi semakin sulit terjadi.

Alasan Pembangunan Belum Merata Sampai Ke Daerah Perbatasan

Mengapa pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan? Salah satu wilayah yang jarang sekali mendapatkan perhatian adalah wilayah perbatasan. Dinamakan sebagai wilayah perbatasan karena letak dari wilayah ini berada di perbatasan antara Indonesia dengan negara lain. Oleh karena itu, sebagian besar wilayah perbatasan memiliki kondisi geografis yang sulit untuk dijelajahi. Atau secara konsep pengembangan wilayah, wilayah perbatasan merupakan wilayah yang memiliki isolasi geografis.

Lokasinya yang berada di ujung Indonesia, menyebabkan wilayah perbatasan biasanya berbentuk pulau tersendiri atau merupakan wilayah pegunungan dengan aksesibilitas yang rendah. Isolasi geografis dan aksesibilitas yang rendah menjadi perpaduan sempurna bagi wilayah perbatasan sehingga wilayah tersebut sangat sulit untuk merasakan pembangunan.

Solusi Untuk Mengatasi Permasalahan Di Daerah Perbatasan

Hal utama yang perlu dilakukan agar pembangunan dapat merata hingga wilayah perbatasan adalah dengan membuka isolasi geografis. Caranya dengan mengembangkan akses ke wilayah tersebut. Akses dapat berupa jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, atau hal-hal lain yang dapat membantu orang dari luar wilayahnya untuk masuk ke dalam wilayah tersebut.

Akses yang baik akan memudahkan masyarakat untuk melakukan perpindahan dari dan ke luar wilayah. Dari adanya pergerakan orang, bisa menyebabkan pergerakan barang dan jasa. Ekonomi pun dapat bertumbuh ketika adanya pergerakan. Lalu pembangunan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan murah.

Itulah faktor penyebab pembangunan tidak merata. Semoga kamu bisa memahami mengapa pembangunan nasional harus merata hingga ke pelosok daerah ya!