Mengapa Samudra Hindia Aman Bagi Pelayaran

mengapa samudra hindia aman bagi pelayaran

Mengapa samudra Hindia aman bagi pelayaran? Mengapa samudra Hindia merupakan wilayah yang aman bagi jalur pelayaran?

Pembentukan Daratan Dan Lautan

Saat pertama kali bumi terbentuk, dunia hanya memiliki satu daratan yang dikelilingi oleh lautan luas yang dinamakan samudera. Satu daratan yang ada di bumi berada di atas sebuah lempeng yang dinamakan Pangea.

Karena pergerakan lempeng yang aktif dan terjadi terus-menerus, maka lama kelamaan Benua Pangea terpecah menjadi dua bagian, yakni menjadi Gondwana dan Laurasia. Setelah jutaan tahun, Gondwana dan Laurasia kemudian terpecah ke bagian-bagian yang lebih kecil lagi, menjadi benua-benua yang saat ini dikenal.

Perubahan terhadap lansekap bumi tidak hanya terjadi pada datarannya saja, melainkan juga lautan dan samudra yang ada di bumi. Banyaknya daratan yang terbentuk akibat pergerakan lempeng menyebabkan kondisi lautan dan samudera di bumi juga mengikuti lansekap daratan yang ada.

Hingga saat ini, jumlah samudera di bumi berjumlah lima samudera. Jumlah tersebut sama dengan jumlah benua yang ada di dunia. Adapun nama-nama samudera yang ada di dunia, yakni Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, Samudera Antartika, Samudera Arktik, dan Samudera Hindia.

Macam Macam Samudra Dan Karakteristiknya

Masing-masing samudera memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri. Berikut ini macam macam samudra dan ciri cirinya.

Samudera Pasifik

Samudera Pasifik adalah samudera yang paling luas diantara semua samudera di muka bumi. Karakteristiknya antara lain:

  • Wilayah yang dilalui oleh Samudera Pasifik antara lain Benua Asia, Benua Amerika, dan Benua Australia.
  • Luasnya mencapai 1/3 luas permukaan bumi.
  • Samudera ini memiliki kondisi air dengan kandungan garam yang tinggi.
  • Memiliki kedalaman lebih dari 4.280 meter bahkan mencapai kedalaman lebih dari 10.000 meter.

Samudera Antartika

Samudera Antartika adalah samudera yang berada pada kawasan bagian selatan bumi, tepatnya di benua Antartika. Karakteristiknya antara lain:

  • Memiliki luasan sebesar lebih dari 20 juta kilometer persegi, sehingga menjadi samudera keempat terbesar di dunia.
  • Suhu rata-ratanya rendah, berkisar antara 10˚C hingga -2˚C. Kondisi suhu yang rendah disebabkan lokasi dari samudera ini berada di kutub selatan yang notabene diselimuti oleh es.
  • Kondisi suhu lautan yang lebih hangat dibandingkan dengan daratan Antartika, menyebabkan samudera Antartika sering diterjang badai berkepanjangan.
  • Kecepatan angin pada Samudera Antartika sangatlah tinggi, khususnya di beberapa wilayah yang menjadi transisi iklim.

Samudera Atlantik

Samudera Atlantik adalah samudera dengan luasan terbesar kedua setelah samudera pasifik. Karakteristiknya antara lain:

  • Mencakup 1/5 bagian dari permukaan bumi atau luas daratan di bumi.
  • Samudera Atlantik mempunyai kedalaman hingga lebih dari 8000 meter.
  • Memanjang dan melebar melewati garis khatulistiwa.
  • Menjadi lokasi pertemuan arus laut yang kencang sehingga menimbulkan pusaran dan medan magnet yang tidak beraturan. Lokasi ini banyak dikenal dengan nama segitiga bermuda.

Samudera Arktik

Samudera Arktik adalah samudera yang berada di kutub utara. Memiliki karakteristik yang hampir sama dengan samudera Antartika, yakni:

  • Hampir seluruh permukaan samudera ditutupi oleh es.
  • Menjadi samudera yang paling dangkal diantara samudera lainnya, hanya memiliki kedalaman antara 1.300 meter hingga 5.400 meter.
  • Musim dan cuaca sangat mempengaruhi kondisi perairan samudera ini sehingga kondisi perairannya tidak dapat diprediksi.

Samudera Hindia

  • Kedalamannya mencapai lebih dari 7.000 meter.
  • Luasannya adalah sekitar 20% dari luasan dataran di muka bumi, hampir sama seperti samudera Atlantik.
  • Banyak sungai yang bermuara di samudera ini sehingga perairannya relatif tenang.

Alasan Mengapa Samudra Hindia Aman Bagi Pelayaran

Dari seluruh samudera yang ada di dunia, hanya Samudera Hindia yang paling aman untuk kegiatan pelayaran. Samudera Hindia mempunya arus yang tenang, jarang terjadi badai, dan kedalaman yang relatif tidak terlalu dalam maupun tidak terlalu dangkal. Kondisi cuaca di samudera ini juga relatif dapat diprediksi dengan baik karena Samudera Hindia berada pada kawasan dengan kondisi iklim dan cuaca yang hampir sama. Artinya tidak ada perbedaan iklim dan cuaca yang ekstrim pada samudera ini. Dampaknya adalah badai menjadi jarang terjadi.

Nah itulah alasan samudra Hindia aman bagi pelayaran / jawaban kenapa samudra Hindia aman bagi pelayaran. Semoga bisa membantu kamu dalam menjelaskan mengapa samudra Hindia relatif aman bagi pelayaran.