Mengonsumsi atau Mengkonsumsi

mengonsumsi atau mengkonsumsi KBBI EYD

Kata baku mengkonsumsi atau mengonsumsi, mana yang benar? Berikut penjelasan singkat tentang penulisan mengonsumsi atau mengkonsumsi yang mesti kamu ketahui.

Mengonsumsi atau Mengkonsumsi KBBI EYD yang Benar

Di era perkembangan zaman yang sangat pesat ini, tidak hanya perkembangan teknologi maupun fashion yang mengalami kemajuan. Perkembangan teknologi juga merambah dunia kuliner. Makanan yang dulunya hanya kentang rebus bisa berevolusi menjadi makanan favorit cepat saji yang sangat disukai semua kalangan termasuk kita anak muda, kentang goreng.

Akan tetapi kemajuan zaman yang sangat pesat ini juga menyebabkan kesalahan dalam pengucapaan ejaan kita tentang kata Mengkonsumsi dan Mengonsumsi. Jika didengar secara sekilas, dua kata ini terdengar sama tapi memiliki penulisan ejaan kata yang salah. Hampir sama kasusnya seperti nafas atau napas.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ejaan kata yang benar dari mengonsumsi dan mengkonsumsi dengan menggunakan ilustrasi cerita.

Ejaan yang Benar dari Mengonsumsi atau Mengkonsumsi

Saat kita membicarakan tentang kemajuan teknoogi yang merambah dunia kuliner tentunya kata mengonsumsi dan mengkonsumsi tidak bisa dipisahkan. Karena sebagai manusia tentunya kita dapat bertahan hidup oleh kehadiran makanan yang masuk ke dalam tubuh kita.

Sebelum kita membahas tentang bahaya makanan cepat saji, mari kita lakukan koreksi terhadap dua kata ini. Menurut ejaan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) penulisan yang tepat dari mengonsumsi dan mengkonsumsi adalah kata “Mengonsumsi” bukan “Mengkonsumsi”.

Kata mengonsumsi, diambil dari kata dasar konsumsi yang artinya menggunakan, memakan, dan memakai. Sebenarnya jika kita lihat dari kata dasar ini “mengkonsumsi” tentu lebih dekat dengan kata dasarnya, akan tetapi ini merupakan penulisaan ejaan dan pengucapan yang tidak baku.  Mulai sekarang gunakanlah kata mengonsumsi dalam tiap kosa-kata yang kita gunakan.

Contol Ilustrasi dari Ejaan Mengonsumsi

Kentang goreng merupakan makanan jenis junk food bukan fast food. Mengapa demikian? Walaupun tersaji dengan cepat, kadar gizi di dalam kentang goreng sangat rendah dan hanya mengandung banyak lemak dan kolestrol. Tentunya kita semua pasti pernah mengonsumsi jenis makanan junk food ini.

Jika kita adalah salah satu penggemar kentang goreng, kita perlu tau fakta berbahaya mengonsumsinya. Kentang goreng alias french fries mengandung senyawa Akrilamida. Akrilamida ialah senyawa organik sederhana yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Senyawa ini sangat berbahaya bagi kesehatan, karena diklaim terbukti menyebabkan tumor pada kelenjar adrenal tiroid dan paru-paru.

Tidak hanya pada kentang goreng, semua makanan junk food tidak baik dikonsumsi berlebihan. Alasannya karena, junk food sangat minim serat dan mungkin akan menggangu sistem pencernaan. Penumpukan zat inilah yang dapat mengakibatkan produksi asam lambung menjadi lebih meningkat. Akibatnya terjadi keluhan sakit perut, sembelit dan diare.

Bahaya Makanan Junk Food Bagi Kesehatan

Seperti salah satu pengalaman yang dialami oleh wanita bernama Nutri Agus Tantry, pengalaman ini dibagikan diakun Facebook miliknya. Dia menceritakan bahwa suatu hari ia merasakan sakit perut yang luar biasa, bahkan sampai membuatnya tidak bisa berdiri dan keringat dingin. Saat jam makan siang, ia sampai membutuhkan waktu 30 menit untuk bangun dari tempat tidurnya.

Karena berpikir sakit perut itu adalah ciri maag biasa saja, beliau langsung makan bakso. Namun, sakit perut itu tidak kunjung berhenti dan malah keadaannya makin parah. Akhirnya ia dilarikan ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) pada sore hari. Pertolonganpun diberikan dengan cepat di rumah sakit tersebut. Ia juga disuntikkan pereda nyeri, namun tidak mendapat reaksi apapun.

Melihat hal itu, dokter langsung mengambil sempel darah dan urine untuk memastikan lebih lanjut. Ternyata ditemukanlah infeksi dari hasil pemeriksaan itu. Dokter juga menyarankan untuk dilakukan USG (Ultrasonography) untuk melihat organ tubuh bagian dalam manusia. Hasil USG memperlihatkan bahwa ditemukan hal aneh. Rahim yang membengkak dan cairan di luar usus, dapat disimpulkan bahwa ia mengalami usus buntu hancur hingga mengeluarkan cairan dan rahim bengkak yang masih belum diketahui penyebabnya karena tertutup oleh cairan itu.

Akhirnya diputuskanlah untuk rawat inap dan menjalani operasi usus buntu untuk mengeluarkan cairan yang menutupi rahimnya. Operasi itu semula diprediksi hanya berlangsung selama 1-2 jam tapi ternyata berjalan selama 5 jam. Terdapat Miom pada rahimnya, Miom merupakan benjolan atau tumor jinak yang tumbuh di rahim. Miom tersebut sudah besar dan berjumlah 4, ternyata pemicunya adalah terlalu sering mengonsumsi junk food dan makanan instan.

Nah semoga kamu tidak bingung lagi tentang mana kata baku yang benar antara mengonsumsi atau mengkonsumsi ya!